Daily Archives: 17 March 2009

The Power of LAZY

Assalamu’alaikum Wr.Wb…

Shahabat Kehidupan yang baik…
Apakah anda mengalami permasalahan dengan
MALAS. apakah malas menjadipenghambat impian besar anda ? pernahkah anda berusaha meninggalkannya ? atau mungkin bahkan anda melakukan therapy agar rasa malas anda cepat-cepat hilang dari diri anda…

Saya mengatakan SELAMAT kepada anda… ya sekali lagi saya katakan Selamat.Karena anda pernah dan bisa MALAS. Mungkin anda pernah mendengar atau membaca, bahwa kemalasan adalah jurang yang dibuat manusia untuk jatuh kedalamnya. Bisa jadi anda meyakini, malaslah sumber ketidakcemerlangnya hidup anda.

Dengan penuh semagat, sungguh saya ingin sekali menyampaikankeBERUNTUNGAN bagi anda, yang hingga detik ini, atau Bahkan disaat anda membaca tulisan saya ini, anda masih dalam keadaan MALAS. Saya tidak membantah, menghakimi atau bahkan berdebat dengan anda. Apa yang pernah anda yakini, anda dengar dari shahabat anda. Atau anda baca dari buku-buku kiat mencapai sukses. Bahwa Rasa MALAS harus dihindari…

Sementara itu, saya akan menyampaikan kepada anda sekarang, Bagaimana mengunakan rasa MALAS untuk mencapai hal yang anda inginkan. Barangkali anda bertanya-tanya dalam diri, Apakah bisa ? saya menjawab, BISA… ( Bukan harus bisa ya…he…he..) Cara ini telah digunakan oleh orang-orang sukses dibidangnya.

Metode ini saya dapatkan, waktu memperlajari tentang ( user brain manual ). Sebuah pelatihan yang membahas, bagaimana cara otak manusia berkerja. Dan jika anda mengetahuinya, maka anda dengan sangat mudah menggunakan rasa MALAS sebagai alat pencapaian hasrat terbesar anda… ditambah lagi, Anda tak akan lagi menyesali, kalau anda pernah malas. Tetapi anda akan sangat bersyukur, bahwa anda dikaruniai sebuah kekuatan dahsyat.. “MALAS”

“Manusia telah memiliki sumberdaya untuk sukses”

Baiklah… apakah anda sudah siap mengetahui cara nya ? saya minta mendekatlah. Lebih dekat dan fokus pada laptop atau komputer anda. Karena apa yang akan saya sampaikan akan merubah hidup anda. Keuangan anda menjadi lebih baik (Segera berzakat ya…he..he..) Hubungan anda dengan keluarga, atasan, bawahan, partner kerja akan semakin akrab. Kesahatan fisik dan mental anda jauh lebih baik. Dan kedekatan anda dengan Sang Pencipta bertambah semakin dekat.

Caranya sangatlah mudah, mungkin anda sudah pernah melakukanya ;

Pertama; Control the State;
Jika rasa malas merasuki tubuh dan fikiran anda, maka
bersegeralah rubah kondisi fisik anda. Kalau tadinya anda duduk dengan bahu agak turun kebawah. Tubuh anda tak bertenaga. Lemah, Lesu, Letih, Loyo. Sekarang bangkit, berdiri dengan tegak. Lihat keatas, tarik nafas yang dalam, kemudian hembuskan kembali. Lakukan sebanyak 3x atau sampai anda merasa nyaman…

Kedua; Visualisasikan MIMPI anda.
Saya pernah mempraktekkan ini, bersamaan dengan Control The State. dan Hasilnya luar biasa. Anthony Robbins menuliskan dalam bukunya “Awaken The Giant Within”…. ” Salah satu penyebab anda tidak termotivasi, sehingga jadi tidak bersemangat, bermalas-malasan, karena Mimpi-mimpi yang anda tuliskan, anda inginkan, kurang menginspirasi anda untuk bertindak.”Tatkala anda memvisualisasikannya, Anda telah melakukan perubahan besar.
Anda telah mengganti fikiran dan fokus, dari tatapan kosong, blank, tidak tau harus melakukan apa. Menjadi terisi gambaran besar akan terwujud nya cita-cita anda. Semakin kuat visualisasi anda, gambar, suara, semakin detil anda melakukannya, semakin powefull pula kasiatnya. Tanpa anda sadari, anda memiliki spirit yang luarbiasanya dari sebelumnya.

Ketiga ; Mulai saat ini MALASlah….
Metode yang ketiga inilah, yang saya maksud diatas. Bagaimana menggunakan energi MALAS mencapai kesuksesan anda. Anda menjadi lebih berpotensi dan powerfull bagi kehidupan anda. Baik dikantor maupun dirumah. Caranya ??? tenang,suatu hal yang saya senangi adalah berbagi Tehnik, Metode dan Cara.

Saya sangat yakin anda sudah tahu, bagaimana persisnya fikiran anda saat MALAS. Dan sudah kita ketahui bersama, Kondisi disaat itu manusia tidak bergairah. Anda menjadi tidak bernafsu melakukan apapun. Nah, sementara itu apakah anda sudah mengenali persis bagaimana kalau anda sedang Malas ?

Good… mulai sekarang ambil energi itu, gunakan kekuatan dan rasa Malas tersebut. Dan perbesar rasa MALAS anda 10 kali lipat dari sebelumnya. Kapan anda kembangkan emosi Malas anda ? Bermalas-malasanlah untuk tidur jam 24.00 malam. Malaslah bangun jam 07.00 pagi. Hilangkan gairah dan semangatanda MENUNDA pekerjaan. Lemas dan loyolah setiapkali anda merasa engganuntuk menelpon prospek. Malaslah untuk merasa takut persentasi. MALASlahmengatakan sebentar lagi dan nanti. Malaslah bernegosiasi dengan impian anda. Malaslah membicarakan keburukan orang lain. Malaslah berfikir tidak positif. Malaslah melakukan hal-hal yang menghambat karir anda, yang menghentikan pengembangan diri anda menjadi Pribadi lebih mulia, Anggun dan Sukses.

Shahabat Sukses… Cepat atau lambat, Anda akan menyadari betapa hebat nya anda setelah anda melakukan ini semua. Kehidupan berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Keuangan anda bertambah lebih banyak. Hubungan anda dengan atasan, bawahan, keluarga dan teman. Jauh lebih dekat, jauh lebih akrab dari sebelumnya. Dan karir anda mengalami peningkatan semakin cepat. ini semua karena anda dan saya sangat ahli dalam hal MALAS. Sehingga mulai sekarang anda MALAS untuk MALAS...


RAHMADSYAH
Certified Master NLP Practitioner I 081511448147 I Motivator & Trauma Therapist
www.rahmadsyah.co.cc

Tagged

Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dan Nuansa Beda di Polda Jatim (1)

Senin, 16 Maret 2009


Bangun Pukul 03.00, Sebulan Kunjungi 60 Masjid

Belum genap sebulan menjabat, Kapolda Jatim Brigjen Pol Anton Bachrul Alam
sudah menjadi buah bibir. Dia berusaha mengubah citra polisi menjadi lebih
religius. Seperti apa?

Kardono Setyorakhmadi, Surabaya

JARUM jam masih menunjukkan pukul 03.45 WIB. Namun, pada waktu sepagi itu,
Anton Bachrul Alam sudah bersiap-siap. Mengenakan baju gamis putih lengkap
dengan sorban, Anton sudah masuk ke mobil dinasnya.

”Ini sudah termasuk kerinan (kesiangan, Red). Biasanya, sebelum setengah
empat, Bapak sudah siap,” bisik seorang staf ADC (aide de camp, ajudan,
Red) kepada Jawa Pos yang menyanggong di rumah Kapolda. Biasanya, imbuh
ajudan itu, belum pukul 03.30, Anton sudah siap dan meluncur.

Padahal, selepas tengah malam Anton baru pulang ke rumah dinasnya di Jalan
Bengawan. Sebab, malamnya ada rapat soal konsolidasi pengamanan pemilu
dengan stafnya. ”Sudah biasa. Pulang di atas jam 24.00, namun pukul 03.00
sudah bangun. Itu sudah kebiasaan Bapak,” katanya.

Ajudan yang tak mau disebut namanya itu mengatakan, boleh dikatakan, selain
mencatat jadwal kegiatan Kapolda, ada satu pekerjaan lagi yang harus dia
kerjakan. Apa itu? ”Mengumpulkan data semua masjid di Surabaya,” tuturnya.
Selama hampir empat minggu bertugas, Anton telah mengunjungi 60 masjid di
Surabaya.

Anton memang punya kebiasaan unik. Yakni, mengunjungi semua masjid yang ada
di tempatnya bertugas. Seperti pagi itu, Anton mengunjungi Masjid Al-Ikhlas,
sebuah masjid kampung yang beralamat di Jalan Gadung. Menurut ajudannya,
dari ratusan masjid yang ada di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Anton telah
mengunjungi sekitar 60 di antaranya.

Tentu saja kedatangan Anton disambut baik masyarakat setempat. Bahkan, Anton
pun didapuk menjadi imam. ”Jarang-jarang ada pejabat yang mau berkunjung ke
sini. Kapan lagi, Kapolda menjadi imam,” kata Rustam, salah seoang warga.
Usai salat Subuh, Anton pun “ditodong” memberikan taushiyah. Setelah itu,
sejumlah jajanan pasar dan kopi krim hangat pun tersaji untuk menemani
dialog singkat antara warga dan Anton. Kapolda pun memberikan kesempatan
seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menumpahkan uneg-uneg kepada polisi.
Dialog itu akhirnya usai ketika Anton pamit untuk menjemput Wakapolri Komjen
Pol Makbul Padmanegara di Bandara Juanda.

Anton sendiri mengatakan ada sejumlah alasan mengapa dirinya berkunjung ke
masjid-masjid kampung. ”Pertama, untuk sebuah penghargaan kepada rumah
Allah. Selama berdiri bertahun-tahun, banyak masjid kampung yang belum
didatangi pejabat. Untuk membuat para pegiat yang memakmurkan masjid menjadi
semangat, saya bersedia datang,” ucap jenderal polisi bintang satu
tersebut.

Yang kedua, sebagai salah satu metode pendekatan polisi dalam hal trust
building. ”Masyarakat akan tahu bukti nyata bahwa pimpinan Polri tak
segan-segan turun ke bawah untuk berdialog,” tandasnya. Ini salah satu
akselerasi polmas yang dilakukannya. Bila masyarakat sudah menerima
kehadiran dirinya, Anton berharap bisa lebih mudah bagi anggotanya di bawah
untuk masuk, membaur, dan menjadi mitra masyarakat.

Bila sudah tercipta kemitraan yang baik seperti itu, Anton yakin tak akan
ada masalah dengan keamanan. ”Bila masyarakat bersatu dan di-back up
polisi, daerah pun akan menjadi aman,” kata pria kelahiran 15 Agustus 1956
tersebut.

Namun, tentu saja bukan karena dua alasan itu saja, Anton selalu mendatangi
masjid untuk salat. Selama ini dia memang dikenal religius.

Sembilan tahun Anton selalu salat wajib di masjid. ”Saya tak salat di
masjid bila berada di pesawat atau dalam kondisi yang tak memungkinkan untuk
pergi ke masjid,” urainya. Menurut perwira kelahiran Mojokerto 53 tahun
silam tersebut, ke masjid sudah menjadi hobinya.

Yang juga membuat Anton menjadi dikenal adalah sejumlah perubahan di
lingkungan kerjanya. Pertama, gerakan khataman Alquran. Setiap pagi di
Mapolda Jatim ada 33 orang yang selalu berjaga dan melakukan khataman
Alquran. Setiap satu orang membaca satu juz, dan tiga lainnya cadangan.
Maka, dalam waktu tak lebih dari dua jam, setiap pagi Alquran selesai dibaca
di Mapolda Jatim. ”Kami senang-senang saja, karena kantor menjadi lebih
adem,” ucap salah seorang perwira menengah yang tak mau disebut namanya
mengomentari gerakan khataman Alquran tersebut.

Bukan itu saja. Anton juga mengimbau jajarannya untuk melafalkan asma’ul
husna setiap usai apel pagi. Maka, kini bukanlah hal yang aneh bila melihat
banyak polisi yang komat-kamit menghafal 99 nama Allah tersebut. ”Saya tak
menginstruksikan, tapi saya mengimbau saja. Mau dilaksanakan atau tidak,
kembali ke kebijakan satuan wilayah masing-masing,” tutur mantan Wakadiv
Humas Mabes Polri tersebut.

Selain itu, dia minta agar para polwan tak sungkan-sungkan lagi mengenakan
jilbab. Anton berpendapat, berbusana muslimah tak menjadi halangan bagi
polwan untuk melaksanakan tugas. ”Memang belum ada aturannya. Tapi, saya
kira di lingkungan Polda Jatim tak ada masalah terkait antara kinerja dan
busana muslim. Jadi, bagi saya, silakan saja bagi para polwan untuk
mengenakan jilbab,” tandas perwira yang lama berdinas di satuan lalu-lintas
tersebut.

Anton mengatakan, salah satu hal yang ingin dicapainya adalah menjadikan
anggota lebih religius. ”Bila anggota dekat dengan Tuhannya, dia pasti
dilindungi. Karena menjaga keamanan adalah sebuah amanat, tentu saja harus
ada dalam lindungan Allah. Bila sudah seperti itu, semuanya akan berjalan
lancar,” jelasnya.

Religiusitas Anton memang tak diperoleh dengan tiba-tiba. Menurut dia, titik
balik religiusitasnya terjadi sekitar 2000. ”Usai saya pulang haji
pertama,” ucapnya. Setelah pulang haji, Anton merasakan dorongan yang
sangat kuat untuk berubah lebih religius. ”Salat yang awalnya biasa-biasa
saja, menjadi bagus. Yang jarang mengaji, menjadi tiap hari mengaji. Yang
tak pernah salat malam, menjadi salat malam. Dan, saya selalu ingin tiap
salat di masjid,” tandasnya.

Justru Anton mengaku selama naik haji pertama itu, dia tak mengalami
pengalaman religius yang eksotis. ”Bahkan, saya merasa ibadah haji saat itu
kurang sempurna,” urainya. Di Padang Arafah -yang konon merupakan tempat
pertemuan antara Adam dan Hawa setelah diturunkan ke bumi- Anton mengaku tak
berdoa sama sekali. ”Saya tak tahu bahwa Padang Arafah adalah tempat yang
diyakini orang yang berdoa di sana lebih mustajabah (gampang dikabulkan,
Red). Malah saya tidur-tiduran saat berada di Padang Arafah,” kenangnya,
kemudian tersenyum.

Namun, entah mengapa, begitu pulang, Anton merasakan desakan tak tertahankan
untuk berubah. ”Dan, Alhamdulillah, jadilah saya seperti sekarang ini,”
tuturnya. (nw)

http://jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=57536

Tagged