Jangan Tertipu Visi, Misi dan Program Partai!

Jakarta – Kalau melihat visi, misi dan program yang digelar partai politik peserta pemilu di berbagai media, bisa jadi kita akan terkesima. Semua partai politik seolah berlomba menawarkan solusi jitu untuk memperbaiki nasib bangsa.
Namun, coba bandingkan visi, misi dan program antara satu partai politik dengan partai politik yang lain. Meski bahasanya berbeda, namun kalau dicermati, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mendasar. Semuanya sama-sama berbicara tentang penyediaan lapangan kerja baru, swasembada pangan, penanganan krisis energi, pemberantasan korupsi, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, dan sebagainya. Pun, tidak ada penjelasan rinci bagaimana visi, misi dan program tersebut akan diimplementasikan.

Oleh karena itu, pemilih harus berhati-hati. Jangan mudah terpukau dengan visi, misi dan program yang disampaikan partai politik. Alasannya sederhana. Pertama, tidak ada hal yang baru dengan program-program yang ditawarkan oleh partai politik. Sebagian besar hanya bersifat jargon semata. Sebagian lainnya juga bisa ditemukan dalam buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah atau tulisan-tulisan pakar di bidangnya. 

Kedua, tidak semua program-program tersebut dapat dengan mudah diukur tingkat keberhasilannya. Misalnya, janji penyediaan lapangan kerja baru tentu harus dikritisi dengan pertanyaan: berapa banyak tenaga kerja yang bisa terserap? Berapa lama implementasinya? Berapa lama lapangan kerja tersebut dapat bertahan? Lagipula, banyak variabel di luar kontrol partai politik yang turut mempengaruhi keberhasilan program-program yang ditawarkannya, seperti krisis global misalnya.

Ketiga, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh berbagai lembaga survey, tidak akan ada partai politik yang dapat memperoleh suara mayoritas. Perolehan suara maksimal yang mungkin diperoleh suatu partai politik adalah sekitar 20 – 30% saja. Ini berarti tidak akan ada partai politik yang mampu sendirian mengimplementasikan program-program yang ditawarkannya. Semua partai politik akan terpaksa berkoalisi. Oleh karena itu, percuma menggantungkan harapan dari program-program yang ditawarkan oleh satu partai politik saja.

Apakah berarti partai politik tidak perlu menawarkan visi, misi dan programnya? Hal itu tetap penting. Bagaimanapun juga membuat suatu perencanaan lebih baik daripada tidak membuat perencanaan sama sekali. Namun, sekali lagi, pemilih akan kecewa kalau hanya melihat dari hal itu saja.

Pemilih harus melihat kapabilitas dan kualitas caleg yang ditawarkan oleh partai politik yang bersangkutan. Percuma menawarkan visi, misi dan program yang menjulang setinggi langit kalau ternyata caleg yang diusulkannya ternyata tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk mengimplementasikan visi, misi dan program partainya. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan rekam jejak (track record) caleg yang diusulkan oleh partai politik. Pemilih dapat menilai kemampuan caleg setidak-tidaknya dari latar belakang pendidikannya, latar belakang pekerjaannya, dan pengalaman organisasi serta aktivitas sosial yang relevan lainnya.

Bayangkan saja, bagaimana mungkin menggantungkan harapan kepada seorang caleg yang berbicara tentang pendidikan, kalau misalnya dia tidak pernah sekalipun terlibat dalam aktivitas pendidikan atau setidak-tidaknya pernah membuat tulisan atau penelitian tentang pendidikan. Apalagi kalau ternyata, latar belakang pendidikan dan pekerjaannya sama sekali tidak berkaitan dengan bidang yang dikampanyekannya itu.

Untuk itu, kalau partai politik punya itikad baik, seharusnya partai politik juga mau mengumumkan informasi lengkap caleg yang diusulkannya. Dengan begitu, pemilih dapat menilai apakah partai politik punya sumber daya manusia dengan kapabilitas dan kualitas yang memadai untuk mengimplementasikan visi, misi dan program yang ditawarkannya. Untuk apa memilih partai politik yang hanya berani mengumbar janji, tapi tidak berani memberi informasi yang memadai.

*) Ari Juliano Gema, Ketua Indonesian Society for Civilized Election (ISCEL), ari.juliano@iscel.org ( asy / asy )  

http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/10/211242/1097350/704/jangan-tertipu-visi-misi-dan-program-partai

2 thoughts on “Jangan Tertipu Visi, Misi dan Program Partai!

  1. Singal says:

    Visi, misi yang mereka tawarkan, kebanyakan menjanjikan solusi yang “instant”. Seolah mereka superman, atau seperti tukang sulap.

  2. danang says:

    Ini boleh jadi bukan tanpa sebab.. barangkali kebanyakan masyarakat Indonesia juga pingin punya pemimpin yang bisa kasih solusi instan..🙂

Comments are closed.

%d bloggers like this: